Followers

Friday, 14 January 2011

"SORGHUM" si kaya manfaat

Sorghum, pernahkah kalian mendengar nama itu? Kalau aku baru tahu nama ini beberapa hari yang lalu. Dari salah satu acara di Stasiun TV. Penasaran apa itu sorghum? Langsung saja kita bahas.

Sorghum adalah salah satu makanan pokok dari jenis rumput2an seperti padi, jagung dan gandum. Sekilas, tanaman sorghum mirip dengan tanaman jagung, namun tanaman ini bisa tumbuh lebih tinggi dari jagung. Sorghum juga cocok ditanam di tempat yang kering maupun berair, dan juga sorghum lebih tahan terhadap hama daripada tanaman sejenisnya. Musuh tanaman ini hanyalah burung burung yang suka memakan biji tanaman ini.

buah dari tanaman ini memang mirip dengan jagung. batangnya yang masih muda bisa digunakan untuk membuat sirup, karena rasanya yang manis. Caranya yaitu dengan mengelupas kulit batang yang masih muda, dan diambil bagian dalamnya.

Kalau dilihat dari gizinya, katanya nich sorghum mengandung Karbohidrat, protein, kalsium, dan zat lain yg bermanfaat lho. Karena mengandung banyak karbohidrat, sorghum bisa dijadikan bioethanol yang bisa digunakan sebagai bahan bakar. Hebat ga tuh..
perkembangan sorghum di Indonesia memang tidak begitu bagus. padahal sorghum ini ada di Indonesia sejak tahun 1925 (katanya aja sich). di negara negara lain sorghum ini sudah cukup terkenal lho. bahkan kabarnya nich, di India sendiri sorghum digunakan oleh pemerintah sebagai campuran bensin. wah, andai saja Indonesia bisa seperti itu yah...

3 comments:

udin said...

pmerinth mw budidaya besar2rn sorgum di th 2013, y kita doakan saja.

green tech said...

tanaman pengganti gandum, makanan pengganti nasi yang lama lama akan mengalami penurunan produksi karena lahan akan berkurang seiring perkembangan naiknya jumlah penduduk indonesia

dewi_roro said...

kita doakan biar semua berhasil.. jadi produsen roti dan ki g usah import gandum lagi..cz sorgum ini merupakan bahan baku tepung yanv tinggi kalsium dan protein, rendab gluten dan aman buat penderita diabetes..

Post a Comment

Silahkan berkomentar